Rapat Rembuk Pencegahan Stunting Digelar di Aula Kecamatan Tanara Bersama DKBPPPA dan Dinas Perikanan

Rapat Rembuk Pencegahan Stunting Digelar di Aula Kecamatan Tanara Bersama DKBPPPA dan Dinas Perikanan

rapat-rembuk-pencegahan-stunting-digelar-di-aula-kecamatan-tanara-bersama-dkbpppa-dan-dinas-perikanan

Kecamatan Tanara menggelar rapat rembuk pencegahan stunting pada hari ini di Aula Kecamatan Tanara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan kecamatan, perwakilan desa, tenaga kesehatan, serta unsur dinas terkait.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Kecamatan Tanara. Dalam sambutannya, Camat menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah Tanara. Ia menyampaikan bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tugas tenaga kesehatan, tetapi memerlukan peran aktif seluruh unsur masyarakat dan perangkat daerah.

“Stunting adalah masalah bersama. Kita harus bergerak bersama, menyatukan langkah, dan memastikan setiap anak di Tanara mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal,” ujarnya dalam sambutan pembuka.

Setelah sambutan camat, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari dua narasumber utama. Kabid dari Dinas KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) memaparkan strategi pencegahan stunting dari sisi peningkatan kualitas keluarga, peran orang tua, serta pentingnya edukasi gizi sejak masa pra-kehamilan.

Sementara itu, Kabid dari Dinas Perikanan menekankan pentingnya pemenuhan gizi protein hewani bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak. Ia juga menjelaskan potensi pangan lokal, khususnya hasil perikanan, yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah stunting melalui konsumsi makanan bergizi dan mudah dijangkau masyarakat.

Rapat rembuk tersebut diharapkan menghasilkan komitmen bersama antarinstansi serta rencana tindak lanjut yang konkret untuk menekan angka stunting di Kecamatan Tanara. Pemerintah kecamatan juga mendorong agar hasil rembuk ini segera ditindaklanjuti hingga level desa, terutama melalui penguatan peran kader, edukasi keluarga, dan dukungan program gizi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, pemerintah Kecamatan Tanara berharap kolaborasi yang dibangun dapat mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak di wilayah setempat.